Bukaka Tehnik Paling utama (BUKK) Anggarkan Berbelanja Modal Rp335 Miliar

bukaka-indonesiaPT Bukaka Tehnik Paling utama Tbk. th. ini menganggarkan berbelanja modal sampai Rp335 miliar yang beberapa salah satunya dipakai untuk ekspansi usaha perseroan.

Devindra Ratzarwin, Direktur serta Sekretaris Perusahaan Bukaka Tehnik Paling utama, menyampaikan ada empat pos paling utama sebagai tujuan alokasi berbelanja modal itu.

Pertama, sejumlah Rp200 miliar bakal dipakai sebagai capital expenditure (capex) teratur.

Ke-2, sekitaran Rp75 miliar bakal disisihkan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang diperkembang anak usahanya yakni PT Kerinci Merangin Hidro. Ketiga, sekitaran Rp50 miliar bakal dianggarkan untuk pengembangan usaha jalan tol.

“Sedangkan bekasnya untuk akuisisi tambang feronikel di Sulawesi. Dana capex itu semakin banyak dari utang bank satu diantaranya Bank Exim, ” tuturnya di acara paparan umum, Kamis (26/5).

Didapati pada saat yang sama, Presiden Direktur Bukaka Tehnik Paling utama Irsal Kamaruddin menyampaikan dengan ekspansi itu pihaknya menginginkan selalu mendorong kemampuan perseroan ke depan.

Berkaitan tujuan kemampuan keuangan th. ini, dia optimistis pihaknya dapat menggenjot perkembangan pendapatan bersih sampai 42% dari th. lantas. Mengenai untuk laba, Irsal menyebutkan perseroan membidik 6% sampai 7% dari keseluruhan pendapatan.

Mengacu neraca keuangan perseroan pada 2015, emiten bersandi BUKK itu membukukan pendapatan Rp1, 18 triliun dengan laba bersih yang bisa ditribusikan pada yang memiliki entitas induk sebesar Rp58, 6 miliar.

“Sales th. ini targetnya Rp1, 7 triliun dengan keuntungan jadi Rp103 miliar, ” katanya.

Irsal optimistis pihaknya bisa mewujudkan tujuan itu terutama kemampuan kuartal pertama 2016 yang baik. Pada periode itu perseroan mendulang pedapatan Rp267 miliar dengan laba bersih Rp21, 52 miliar.

Laba bersih serta penjualan bersih itu terkatrol semasing sebesar 30, 84% serta 7, 6% dari kurun saat yang sama pada 2015 yang meraih Rp16, 44 miliar serta Rp248, 14 miliar.

Optimisme perseroan juga makin bertambah sesudah pada awal th. ini telah mencapai beberapa besar nilai kontrak yang ditargetkan. Pada 2016 perseroan membidik untuk mencapai nilai kontrak sampai Rp3, 9 triliun.

Bahkan juga, menurut Sofiah Balfas, Direktur Operasional BUKK, pada semester ke-2 pihaknya bakal membuat revisi tujuan nilai kontrak yang menginginkan dicapai jadi lebih tinggi. Dia menyebutkan, sekarang ini kontrak yang telah dicapai dari proyek garbarata meraih Rp300 miliar, proyek transmisi listrik Rp2 triliun, kontrak pada proyek oil and gas Rp1, 47 triliun

“Yang belum dicatatkan ada banyak seperti kontrak pabrik kelapa sawit Korea ada beberapa puluh belum masuk. Th. ini nilai kontraknya jauh semakin besar dari th. lantas yang cuma Rp2 triliun hingga kelak kami revisi tujuan nilai kontrak yang menginginkan dicapai, ” paparnya.

Dalam paparan umum itu juga perseroan menginformasikan bakal lakukan penambahan modal lewat rights issue. Hal semacam itu bakal dikerjakan pada semester II/2016. Berkaitan besaran modal yang dibidik pihak perseroan belum ingin mulai bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *