BUSINESS INSPIRATION Plafon Dari Batok Kelapa yang Hasilkan Omzet 7 Juta

Satu Orang penduduk desa tamanrejo, kecamatan Tunjungan Blora, jawa tengah, cuma lulusan sekolah menengah mula-mula (SMP), mempunyai kebolehan kreatif memakai limbah batok kelapa jadi barang yg amat berharga.

business inspiration plafon dari batok kelapa yang hasilkan omzet 7 juta

Taufik berumur 28 th, menciptakan cip onepanel, plafon, dari batok kelapa lanjut usia. Kreativitas yg dimilikinya, menciptakan taufik konsisten berkreasi utk menciptakan hasil karya yg berharga.

Berawal dari menonton sejumlah batok kelapa yg tidak terpakai, Taufik berpikir utk mengubah limbah batok kelapa jadi barang yg berharga, bersama memakai browsing internet, pula kesabaran & ketekunannya menyusun batok kelapa.

Batok kelapa tersebut dipotong berbentuk kotak-kotak mungil, disusun diatas alat kaca dengan cara rapi, jadi kotak dgn ukuran 40 x40 centimeter.

Business yg baru dirintis satu th ini telah sanggup menembus pasaran luar blora bahkan internasional. Sebanyak daerah tersebut seperti Solo, Semarang & Jogja,& wilayah lebih kurang Blora bahkan Korea.

“Bahan yg dipakai teramat sederhana, yakni batok kelapa yg telah lanjut usia direndam sebentar, dipotong kotak-kotak,lem kayu putih juga sebagai pelekat, kaca buat menyusun batok kelapa yg telah dipotong, alatnya berupa gergaji presisi yg di rancang sendiri,” ujarnya.

Jelasnya, bila buatan pabrik harganya mahal sekali, harga satu meter cip Rp300 ribu & tergantung pesanan customer. Dalam pengerjaan cip taufik mengaku tak ada kesusahan sebab bahan baku enteng di mampu.

“Tinggal berangkat ke pasar telah akan bahan bakunya, diwaktu ini tidak sedikit yg order, baik lewat online ataupun datang sendiri ke sowrommnya, basanya yg pesen, dari perumahan bersama rancangan hunian antik, bahkan dari Lembaga telah ada yg pesen,” ujarnya.

Dalam sehari, taufik mampu menciptakan kurang lebih 2-3 cip bersama ukuran satu meter, dari hasil kreativitasnya ini taufik biarpun cuma lulusan smp, dirinya telah sanggup mencukupi kepentingan keluarganya. Iapun tak mau sekolah lagi, karena omzet tatkala sebulan sanggup mencapai sekira Rp4 juta sampai Rp7 juta.

Tidak Cuma itu maksud taufik menciptakan plafon dari batok kelapa ini, buat mengurangi limbah yg ada di blora, maka tak terbuang dgn sia-sia.