Dikarenakan Galaxy Note 7, Samsung Sangat terpaksa Pangkas Proyeksi Laba

hp-samsung-yang-meledakRaksasa tehnologi Korea Selatan Samsung Electronics memotong proyeksi laba kuartalan sampai sepertiganya.

Pemicunya yaitu krisis berkaitan product smartphone Galaxy Note 7 yang berbuntut pada ditariknya product itu dari market.

Samsung membuat revisi proyeksi laba operasional pada kuartal III 2016 jadi 5, 2 triliun won atau 4, 6 miliar dollar AS pada Rabu (12/10/2016).

Terlebih dulu, Samsung pernah menyebutkan laba operasional kuartal III ditaksir meraih 7, 8 triliun won.

Samsung menyebutkan revisi proyeksi laba itu merefleksikan ekspektasi efek penjualan serta pendapatan yang dikarenakan pemberhentian produksi Galaxy Note 7 dengan cara permanen.

Song Myung Sup, analis dari Hi Investment & Securities menyebutkan efeknya bakal merasa sampai sebagian kuartal ke depan.

” Dihentikannya produksi Galaxy Note 7 bakal menghancurkan brand image serta keyakinan Samsung, dan memengaruhi penjualan smartphone Samsung di masa yang akan datang, ” kata Song seperti diambil dari Channel News Asia.

Song mengungkap, Samsung butuh menggunakan semakin banyak saat untuk penelitian, pengembangan, kontrol, serta pemasaran di masa yang akan datang.

Walau demikian, krisis yang dikarenakan Galaxy Note 7 bakal memengaruhi pendapatan Samsung sampai akhir 2017.

Samsung juga memotong tujuan penjualan pada kuartal III 2016 sebesar 4 % jadi 47 triliun won dari mulanya 49 triliun won.

Samsung terlebih dulu menginformasikan penarikan 2, 5 juta unit smartphone Galaxy Note 7 pada September 2016 lantas sesudah sebagian piranti terbakar.

Saat pergantian piranti baru diawali, Samsung lalu mengambil keputusan untuk hentikan produksi serta penjualan Galaxy Note 7 dengan cara global.

Cost penarikan kembali (recall) Galaxy Note 7 diprediksikan meraih kisaran 1 miliar dollar AS atau Rp 13 triliun.

Tetapi, kerugian paling besar mungkin saja muncul dari penurunan harga saham Samsung Electronics dikarenakan masalah ini. Dari Jumat minggu lantas (9/9/2016) sampai Senin tempo hari, nilai saham perusahaan itu terdaftar alami penurunan sebesar 11 %. (Baca : Cost Penarikan Galaxy Note 7 Menyayat Hati Samsung)

Seperti dirangkum KompasTekno dari Buzzfeed, Selasa (13/9/2016), penurunan nilai saham dalam dua hari session perdagangan itu adalah yang terburuk untuk Samsung Electronics mulai sejak 2008.

Nilai kapitalisasi pasar Samsung Electronics juga terpangkas sebesar 25 miliar dollar AS atau kian lebih Rp 329 triliun. Angka itu semakin besar dari pada keseluruhnya nilai valuasi pasar pabrikan computer Hewlett Packard (HP).

Tetapi, dalam perdagangan hari ini, nilai saham Samsung Electronics berangsur naik mendekati nilai yang terdaftar pada Jumat minggu lantas.

189 Gedung Bertingkat Sesaki Jakarta Sampai 2019 Mendatang

gedung-tinggi-di-jakartaJakarta bakal disesaki sejumlah 189 gedung bertingkat tinggi atau high rise sampai 2019 yang akan datang.

Gedung bertingkat yang tengah dalam konstruksi atau step pembangunan ini meliputi apartemen, hotel, serta perkantoran.

Menurut penelitian Colliers International Indonesia, dari keseluruhan jumlah itu 113 gedung adalah apartemen, 31 hotel, serta 45 perkantoran.

Rinciannya, pada kuartal IV sampai akhir 2016 bakal ada 25 gedung apartemen yang diserahterimakan pada konsumennya, 11 hotel yang di buka untuk umum, serta 14 gedung perkantoran yang beroperasi.

Sesaat pada th. 2017, ada 38 gedung apartemen, 10 gedung perkantoran, serta 14 hotel yang rampung konstruksinya.

Sedang pada th. 2018 sejumlah 44 gedung apartemen, 12 gedung perkantoran, serta 4 hotel yang mulai beroperasi.

” Th. 2019 jumlah gedung yang usai konstruksinya tambah lebih sedikit, yaitu 6 gedung apartemen, 9 perkantoran, serta 2 hotel, ” catat Colliers.

Dengan cara lokasi, distribusi pembangunan gedung bertingkat tinggi ini tak rata. Jakarta Selatan menguasai dengan 83 gedung.

Menyusul ditempat ke-2 Jakarta Pusat dengan 44 gedung, Jakarta Barat 36 gedung, serta Jakarta Utara 17 gedung.
Sesaat Jakarta Timur paling sedikit yaitu cuma 9 gedung baru.

Gedung baru bisa jadi tambah, namun bagaimana kemampuannya?

Untuk gedung perkantoran, pertandingan yang berlangsung makin ketat. Hal semacam ini sudah pasti menghimpit harga sewa yang diperkirakan akan selalu berlanjut sampai akhir 2016.

” Koreksi harga sewa di central business district (CBD) Jakarta bakal menyebabkan kondisi yang sama di lokasi yang lain, ” lapor Colliers.

Mengenai kemampuan apartemen hingga September 2016 cuma tumbuh tidak tebal 0, 2 % jadi 86, 9 % dari keseluruhan 179. 794 unit.

Hal sama juga berlangsung di segmen harga yang berubah cuma 0, 8 % lebih tinggi daripada kuartal III-2016 jadi rerata Rp 31, 2 juta per mtr. persegi.
Sesaat untuk hotel, tingkat tempat tinggal rata-rata selalu turun sampai ke level 55, 9 % serta tarif rata-rata di posisi 81, 92 dollar AS.

Diinginkan, dengan beragam gagasan kebijakan untungkan yang di keluarkan pemerintah, bisa mempercepat perkembangan pasar property.

Kebijakan itu yaitu relaksasi loan to value (LTV) lewat Ketentuan Bank Indonesia (PBI) Nomer 18/16/PBI/2016 yang mengaplikasikan penurunan duit muka dari 20 % jadi 15 %.

Lalu amnesti pajak yang tertuang dalam Ketentuan Menteri Keuangan (PMK) Nomer 122/PMK. 08/2016 mengatakan kalau dana repatriasi bisa diinvestasikan di bidang riil seperti property (tanah serta bangunan).

Serta paling akhir penurunan pajak PPh final atas tanah serta bangunan seperti tertuang dalam Ketentuan Pemerintah (PP) Nomer 34 Th. 2016. Pertumbuhan gedung di Jakarta Utara tentu akan memerlukanĀ jasa sedot wc jakarta utara yang banyak pula. Sepertinya begitu.